Senin, 15 November 2010

Teori Modernisasi

Judul Buku      : Runtuhnya Teori Pembangunan dan Globalisasi
Pengarang       : Mansour Fakih
Penerbit           : Insist Press
Tahun Terbit    : 2009
 
Isi Buku          :
a.       Teori Modernisasi
Dalam buku karangan Mansour Faqih ini, teori modernisasi dan pembangunan dilandasi dari tiga teori sosial dan ekonomi terpenting yaitu Teori Ekonomi Klasik, Teori Evolusionisme dan Teori Fungsionalisme. Disini penulis menggunakan pemikiran W.W Rostow yang sering dianggap sebagai bapak teori pertumbuhan ekonomi untuk mendalami kajian tersebut. Sebelum membahas lebih jauh mengenai teori modernisasi, penulis tersebut  mendeskripsikan terlebih dahulu mengenai tiga teori yang menjadi landasan/ pondasi dari teori pembangunan.
1.      Teori Ekonomi Kapitalisme
Dalam kajian teori ini, penulis mengatakan sumber dan akar dari pandangan kapitalisme yakni pandangan filsafat ekonomi klasik. Beberapa tokoh yang menganut paham ini antara lain Adam Smith, Thomas Robert Malthus, Jeremy Bentham, dan lain-lain.  Dalam buku ini dikatakan ada beberapa pandangan dari pemikir ekonomi klasik yang mempengaruhi teori perubahan sosial di kemudian hari, yaitu Para pemikir ekonomi klasik percaya kepada; laissez-faire yakni kepercayaan akan kebebasan dalam bidang ekonomi yang memberi isyarat perlunya membatasi atau memberi peranan sangat minimum kepada pemerintah dalam bidang ekonomi, Ekonomi pasar yang diletakkan di atas system persaingan atau kompetisi bebas dan kompetisi sempurna, Kondisi full-employment yakni suatu kepercayaan bahwa ekonomi akan lancar dan selalu mengalami penyesuaian diri jika tanpa intervensi pemerintah, Memenuhi kepentingan individu akan berarti memenuhi kepentingan masyarakat, Menitikberatkan pada kegiatan ekonomi, khususnya industry, Hukum ekonomi berlaku secara universal, terakhir, dituliskan ekonomi klasik percaya pada hukum pasar.
2.      Teori Evolusi
Teori evaluasi merupakan warisan pengaruh zaman pencerahan khususnya yang menonjol pada zaman itu dan berdampak terhadap pemikran manusia tentang perubahan sosial. Teori ini lahir setelah revolusi industry dan revolusi prancis pada awal abad ke-19. Penulis menerangkan bahwa ada 6 asumsi dalam teori ini anatara lain, perubahan dilihat sebagai natural, dereksional, immanent, kontinyu, suatu keharusan, dan berjalan melalui sebab yang sama. Menurut Auguste Comte, teori evaluasi digambarkan dalam tiga fase penting yaitu fase theological, dimana suatu masyarakat dikuasai oleh pendeta dan diperintahkan oleh militer, fase methaphysical, didasarkan kepada pemikran filosofis manusia, fase scientific atau positive, memahami hukum alam dan eksperimentasi ilmiah.
3.      Teori Fungsionalisme
Teori ini muncul pertama kali pada tahun 1930an sebagai kritik terhadap teori evolusi. Teori fungsionalisme dikembangkan oleh Robert Merton dan Talcott Parson. Dalam buku ini dikatakan bahwa masyarakat di pandang sebagai suatu system yang terdiri atas bagian yang saling berkaitan. Bagi penganut teori ini, masyarakat berubah, tetapi perubahan dalam satu bagian akan diikuti dengan perubahan bagian lainnya.

Teori Modernisasi
Teori modernisasi lahir pada tahun 1950-an di Amerika Serikat dan merupakan respons kaum intelektual terhadap perang dunia yang bagi penganut evolusi dianggap sebagai jalan optimis menuju perubahan. Teori modernisasi dan pembangunan pada dasarnya merupakan sebuah gagasan tentang perubahan sosial namun perjalanan waktu telah berubah menjadi sebuah ideology. Menurut buku ini, perkembangan ini akibat dari dukungan dana dan politik yang besar dari pemerintah, organisasi, mapun perusahaan swasta. Modernisasi sebagai gerakan sosial mempunyai beberapa sifat, antara lain revolusioner, kompleks, sistematik, homogenisasi, dan progresif. Di bagian awal dikatakan bahwa tokoh bapak teori ini, yaitu WW Rostow. Teori Rostow tentang pertumbuhan pada dasarnya merupakan sebuah versi dari teori modernisasi dan pembangunan, suatu teori yang meyakini bahwa factor manusia menjadi factor utama perhatiaan mereka. Teori pertumbuhan merupakan metafora pertumbuhan, tumbuh sebagai organism. Pandangan Rostow tentang teori perubahan sosial yang diuraikan dalam bukunya yang berjudul “The Stage of Economic Growth” dikatakan ada 5 tahapan pembangunan ekonomi, yaitu,
a.       Tahap masyarakat tradisional
b.      Tahap masyarakat Prakondisi tinggal landas
c.       Tahap masyarakat tinggal landas
d.      Tahap masyarakat pematangan pertumbuhan
e.       Tahap masyarakat konsumsi masa tinggi
Untuk menjadikan masyarakat pada tahap kelima ini, Rostow mengajukan persyaratan utamanya yakni ketersediaan modal bisa melalui lembaga-lembaga keuangan atau obligasi pemerintah atau penarikan investasi modal asing.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar