Selasa, 29 Januari 2013

Yang Tua Berkuasa, Regenerasi Ngadat !!


Rendahnya kesadaran politik elite politik di Indonesia telah membuat lambatnya pertumbuhan elite politik baru di Negara ini. Hal ini terlihat dari banyaknya pensiunan yang baru saja membuka karir politik misalnya, perwira TNI, POLRI atau pensiunan PNS baik ditingkat daerah maupun nasional. Efek rendahnya kesadaran poltik elite politik inipun juga dinikmati kalangan mahasiswa di Perguruan Tinggi dalam politik praktis dikampus. Banyaknya yang berstatus mahasiswa partai tua atau yang telah 5-6 tahun berkuliah yang masih mendikte ataupun malah masih menjabat dalam kepengurusan organisasi di tingkat kampus.
Pentinganya kesadaran politik akan regenerasi ini harusnya telah menjadi landasan bergerak dalam memajukan politik Indonesia yang subur. Oligarki dan dinasti politik yang berkembang harusnya diisi oleh generasi muda, dan kalangan elite tua mendorong pembaharuan dengan berbagai pengetahuan dan pengalaman. Pola pikir yang mengatakan bahwa yang tua yang paham Negara harusnya dapat diminimkan. Tidak menyalahkan, mereka yang lama di elite politik tentunya paham seluk beluk politik Negara namun apakah akan membiarkan generasi berikutnya buta dengan permasalahan itu juga. Jawabannya tentu tidak. Tonggak keberlanjutan sebuah Negara terletak pada kualitas regenerasi. Mensupport generasi muda untuk menlanjutkan tonggak estapet pada waktunya adalah jalan terbaik untuk menciptakan pembaharuan, karena ide dan pikiran mereka yang segar dan penuh kreatifitas yang imajinatif. tentunya hal ini harus dikawal oleh generasi tua.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar